Senin, 05 Maret 2012

Memastikan hamil secara instans

Oleh : Herry, AMK
Pada awalnya istilah instans melekat erat pada produk mie, kenyataan sekarang hampir segala hal sepertinya tak luput dari embel-embel instan, tidak hanya dalam produk makanan kiranya embel-embel ini melekat bahkan yang serba instan ini ikut-ikutan merambah dunia kesehatan yaitu dengan alat uji sekali pakai (rapid test) kesehatan yang memberikan hasil akurat, kapan saja dan cukup dalam hitungan menit.
Perlu diketahui bahwa dalam dunia kesehatan setidaknya ada dua kategori peralatan uji kesehatan atau alat diagnosis untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Pertama adalah peralatan canggih menggunakan mesin yang hanya bisa dilaksanakan di laboratorium atau Rumah Sakit, kedua, peralatan uji cepat dan sekali pakai (Rapid Test).
Bicara tentang Peralatan uji cepat dan sekali pakai (Rapid Test) yang sering digunakan sehari-hari adalah alat test kehamilan atau test pack. Alat ini sangat familiar bagi kita semua, mudah dijumpai, ditemukan dan dapat dibeli tanpa menggunakan resep baik diapotik, praktek kesehatan, toko dan supermarket dengan harga yang variatif tergantung merek.
Test pack ini hanya akan memberikan hasil positip atau negatip bagi kehamilan seseorang, mekanismenya adalah dengan meneliti apakah ada peningkatan hormone human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urine seseorang,test pack akan merespons apabila ada hCG dalam urine dengan 2 strip yang diartikan positip hamil atau 1 strip yang diartikan tidak terdapat hCG dalam urine atau negatip hamil. Perlu diketahui Human chorioic gonadotropic hormone (hCG) adalah hormone yamg yang diproduksi oleh trophoblast (calon plasenta) dari hasil pembuahan sel telur oleh sperma.

Jenis alat test kehamilan (test Pack )
Pada dasarnya di pasaran kita akan menemukan 2 Jenis alat uji kemahilan pribadi ini yaitu :
1.    Uji rendam
Setelah menempatkan urin dalam wadah, lalu celupkan gagang pengukur
2.    Uji alir
Cara menggunakannya dengan menempatkan dengan sedemikian rupa sehingga terlewati oleh aliran urin saat buang air kecil

Kapan melakuakan test
Sesuatu yang penting dan merupakan salah satu anugerah bagi seorang wanita adalah siklus menstruasi, siklus menstruasi adalah perubahan yang terjadi dalam organ reproduksi wanita dari hari pertama suatu masa menstruasi ke hari pertama masa haid berikutnya. Dalam satu siklus terjadi pengeluaran sel telur wanita (ovulasi)  yang  siap untuk dibuahi, harus diketahui bahwa Siklus ini bervariasi tidak sama setiap wanita rata-rata mengalami antara 26 dan 35 hari, namun perlu pula diketahui berapapun lamanya siklus tersebut ovulasi terjadi secara teratur 14 hari sebelum datangnya siklus menstrusi berikutnya. Kemudian lagi sejak terjadinyapembelahan sel sampai dengan terbentuknya trophoblast perlu waktu 1 minggu sehingga saat yang tepat dalam melaksanakan pemeriksaan adalah hari ke 7 sampai ke 14 sesudah ovulasi atau 2 hari sebelum menstruasi, 12 hari setelah berhubungan seks di masa subur.   
Agar hasil pengujian tidak terjadi kesalahan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya :
1)      Upayakan menggunakan urin pagi yang pertama, karena pada urin pagi ini kadar hCG nya paling tinggi sehingga mudah terdeteksi
2)      Sebelum melakukan uji kehamilan, minumlah sewajarnya, karena apabila terlalu banyak minum aan memperbanyak volume urin  sehingga akan mengencerkan konsentrasi hCG.
3)      Cek tanggal kadaluarsa pada kemasan, apabila tidak langsung di gunakan simpanlah ditempat yang kering, penyimpanan ditempat yang lembab suhunya seperti kamar mandi dapat memeperburuk dan merusak alat test
4)      Bacalah seluruh petunjuk sebelum menggunakan uji kehamilan
5)      Lakukan uji sesuai petunjuk
6)      Bila ada menggunakan obat tertentu, coba cari tahu apakah hal tersebut akan mempengaruhi hasil, perhatikan peringatan yang tercantum dalam kemasan
7)   Bila didapat tanda positif kunjungi dokter kandungan untuk memastikan bahwa memang benar-benar hamil dan mendapat nasehatnya, karena perawatan yang benar sejak dini sangat penting buat calon buah hati dan calon ibu.
8)     Kalau hasilnya negative coba lagi beberapa waktu (disarankan 3 minggu sampai 1 bulan).
9)     Bila ternyata hasilnya tetap negatif dan kamu belum juga dapat mens, segera periksakan ke dokter kandungan.

TRIK UNTUK MENDAPATKAN JENIS KELAMIN ANAK SESUAI DENGAN KEINGINAN


Tulisan ini  adalah salah satu dari sekian banyak pembicaraan ngalor ngidul pada malam-malam yang dingin di pos ronda desa sungsum kecamatan tebing tinggi,Alhamdulillah aku bisa menjadi bagian dari warga masyarakat tebing tinggi karena tugasku sebagai paramedic di puskesmas tebing tinggi kabupaten balangan, meskipun puskesmas berada di desa simpang nadong tapi rumah dinas bagi karyawan puskesmas tersebar di beberapa desa di kecamatan tebing tinggi, dan aku menempati rumah dinas yang berada di desa sungsum. Sebagai bagian dari masyarakat akupun membaurkan diri dengan masyarakat disini, dan seperti halnya ditempat lain selain warung, pos ronda merupakan tempat yang ideal bagi ngumpul-ngumpul, dan bahkan di depan rumah dinas yang kami tempati ini pun menjadi tempat untuk ngumpul bareng.
Sebagai petugas kesehatan tak jarang banyak masyarakat yang menjadikanku sebagai tempat bertanya bagi masyarakat tentang hal-hal yang berkaitan tentang kesehatan, dan salah satu dari sekian banyak pertanyaan tersebut, sepertinya masalah tentang perencanaan untuk mendapat kan jenis kelamin anak adalah hal yang menarik untuk dituliskan.
Memang masalah untuk mendapatkan keturunan dan penentuan jenis kelamin anak adalah hak dan kuasa yang Maha Pencipta, manusia hanya bisa berusaha, namun dengan semakin majunya ilmu pengetahuan hal –hal yang berhubungan dengan jenis kelamin ini terkuak,meskipun ini bukan lah hal yang mutlak, namun setidaknya dengan ilmu pengetahuan kita dapat berbiacara secara ilmiah, namun sekali lagi hal ini bukanlah sesuatu yang menjadikan manusia mampu melawan kehendak tuhan yang maha kuasa, motto dalam upaya mendapatkan anak dan jenis kelaminnya sebaiknya adalah dengan “doa dan usaha”,dengan cara ilmiah dan mempergunakan alat canggih sekarang ini setidaknya telah dapat melakukan pemisahan spermatozoa X dan Y, diusahakan untuk melakukan fertilisasi buatan yaitu langsung dimasukkan kedalam vagina kedalam vagina dan uterus pada masa subur, dan pembuahan di laboratorium (bayi tabung) dan penanaman kembali dalam bentuk zigot di dalam uterus.pelaksanaan ini semua tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit, sehingga mereka yang mampu saja dapat memenuhi keinginannya. Dan yang aku jabarkan selama ini adalah untuk kepentingan masyarakat dengan biaya ringan,tanpa mengurangi keintiman hubungan seksual.
Pelepasan sel telur (Ovum) pada wanita terjadi rutin setiap bulan 1 kali, sekitar hari ke-14 pada siklus normal 28 hari, siklus ini sebenarnya bervariasi pada setiap orang, untuk menentukan dan mengetahui masa suburnya ini wanita dapat menggunakan cara, diantaranya adalah :
1)   Berdasarkan hari menstruasi pertama di tambah 12 hari dan berlangsung tujuh hari
2)  Melakukan pemeriksaan suhu basal, pada siklus menstruasi terjadi pelepasan sel telur dan terjadi penurunan diikuti dengan kenaikan suhu 1/2 ° celcius
3)  Kemungkinan keinginan seks meningkat saat pelepasan sel telur
4)  Kemungkinan terasa nyeri karena pelepasan telur (Mittle schmerz)
Bila pada masa subur terjadi hubungan seks, maka sperma akan ditampung di liang senggama bagian dalam, setiap milliliter sperma mengandung sekitar 35-40 juta spermatozoa, sehingga setiap hubungan seks terdapat sekitar 110-120 juta spermatozoa. Setiap spermatozoa membawa kromosom pembawa tanda 22 buah kromosom seks X untuk perempuan dan Y untuk laki-laki sedang pada perempuan yang melepaskan sel telur (ovum) yang dilepaskan selalu membawa 22 pasang pembawa tanda kromosom X( dalam beberapa literature ada yang menyebutkan bahwa kromosomnya berjumlah 24 x dan 24 y atau 48xy, ada pula 23X dan 23y atau 26 XY), pertemuan spermatozoa y dan ovum X akan menghasilkan jenis kelamin zigot laki-laki, sedangkan apabila spermatozoa X bertemu dengan Ovum X akan menghasilkan jenis kelamin zigot perempuan. Pertemuan terlaksana setelah telur lepas sekitar 12 jam dan spermatozoa melalui proses kapasitasi yang disebut fertilisasi, pembuahan “konsepsi” atau Impregnancy. Dengan demikian jenis kelamin tergantung dari bagaimana cara kromosom membelah pada saat meiosis (cara pembelahan sel yag berlangsung pada maturasi sel sel kelamin, sedemikian sehingga setiap anak belah memperoleh ½ dari jumlah kromosom sel induk ) dan kemudian bergabung lagi pada saat fertilisasi. 
Dari sifat dasar spermatozoa adalah mengubah perbandingan yang hidup dan kesempatan untuk melaksanakan pembuahan, kemudian juga memanfaatkan kondisi asam-basa Vagina, inilah yang kita manfaatkan dalam usaha mendapatkan jenis kelamin anak sesuai harapan.
Sifat dari spermatozoa adalah mempunyai gerakan yang aktif, kemudian spermatozoa yang mempunyai Krmosom X dan Y ini mempunyai sifat tersendiri yaitu bahwa kromosom Y ini kecil, lincah, dan tahan suasana basa, sedang Kromosom X spermatozoa berukuran besar, agak lamban dan tahan suasana asam.
Sedang pada perempuan, alat kelamin perempuan (Vagina) bersifat asam dan semakin kedalam semakin Basa, dan pada saat orgasme vagina akan semakin basa. Perubahan situasi Asam-Basa pada Vagina dapat diusahakan dari luar dengan pemilihan jenis makanan atau mencuci vagina sebelum melakukan hubungan seksual dengan soda kue untuk suasana basa dan cuka untuk meningkatkan suasana asam. Untuk lebih mempermudah semua maka uapaya Suami-istri untuk menentukan jenis kelamin anak adalah sbb:

Jenis kelamin Laki-laki
Jenis Kelamin Perempuan
Suami
Banyak makan daging
Banyak makan sayur
Hubungan seks pada hari ke 13-14 (pertengahan) sesudah sel telur lepas.
Hubungan seks sebelum pelepasan telur terakhir hari ke 14
Saat orgasme Penis mauk sedalam mungkin dan pertahankan
Saat orgasme penis ditarik setengah liang senggama

Istri
Mncapai orgasme terlebih dahulu
Orgasme tidak penting
Mencuci daerah kemaluan dengan soda jajan 1 sendok di campur air 2 liter, kemudian rendam duduk selama ½ jam sebelum hubungan seks
Mencuci daerah kemaluan dengan asam cuka 1 sendok dicampur air 2 liter, kemudian rendam duduk  ½ jam sebelum hubungan seks

Jumat, 06 Januari 2012

MENGENAL BENTUK / JENIS BAB SI KECIL

Bayi yang baru lahir memang lebih banyak trtidur dari pada terjaga, hampir ¾ hari digunakannya untuk tidur, seiring dengan pertambahan usia bayi lama tidur ini pun mengalami perubahan, apabila bayi yang baru lahir total tidurnya 16 jam diusia 3 bulan menjadi 15 jam/hari.
Namun bukan masalah tidur yang akan kuceritakan kali ini, tulisan ini bermula pada saat aku melakukan kunjungan rumah pada keluarga yang memerlukan prawatan kunjungan rumah di wilayah kerja Puskemas Tebing Tinggi, secara kebetulan dirumah tersebut mempunyai bayi yang masih berusia 3 bulan, sang bayi sedang berusaha ditidurkan oleh sang nenek dalam ayunan, sang nenek pun sambil menggoyangkan ayunan juga mendendang, mulai dari lagu syalawatan sampai lagu dangdutan, namun sang cucu belum terlelap juga, begitu banyak dendangan yang dilantunkan sang nenek, hingga pada akhirnya dendang dalam bahasa banjar ini pun di dendangkan, ada rasa haru, rindu berkecamuk dan tawa dalam hatiku….pada sosok nenekku yang telah tiada, kepada mama yang pastilah menantikan ku dengan sabar di kampung halaman sana, dendang ini kira-kira begini syairnya :
Aku mangoranakan tahi-tahian
Tahi pimpijit di buncu kalambu
Tahi suit raja ginalu
Tahi kalalawar si biji jambu
Tahi itik larut dibanyu

Tahi kucing batukup habu
Tahi hadupan panda babulu
Tahi kambing manggulabatu
Tahi kuda panda babuku-buku

Tahi sapi salumbah nyiru
Tahi hadangan si kumpai batu
Tahi (Biasanya menyebut nama si bayi) nang raja bau…..

Dendang ini dulu juga sering dilantunkan oleh nenekku, oleh mama untukku apabila mau ditidurkan, menurut mama tidak ada yang tahu siapa yang menciptakan atau mempopulerkan dendangan ini, menurut beliau lagi lagu ini sejak mereka kecil sudah ada lagu ini, dan biasaya kalaupun dinyanyikan dihadapan banyak orang biasanya dengan iringan gendang madihinan (seni tradisional banjar yang biasanya ditampilkan dalam acara perkawinan dengan iringan gendang rebana).
Memang banyak yang dapat kita ketahui dengan melihat Tahi/BAB/ faeces yang dapat kita hubungkan dengan Tahi/BAB/Faeces tersebut kali ini saya akan menampilkan bentuk-bentuk BAB bayi agar orang tua memiliki gambaran yang lebih jelas tentang kondisi kesehatan anak mereka,nah sekarang mari kita berkenalan dengan bentuk-bentuk BAB bayi itu :

1. Bayi Baru Lahir 
BAB bayi yang baru lahir dinamakan Meconium. Bentuknya lengket dan berwarna hijau kehitam-hitaman. Meconium dihasilkan dari cairan ketuban, lendir, sel kulit, dan materi lainnya yang tertelan bayi ketika masih di dalam rahim. Meconium tidak begitu bau sehingga mungkin anda tidak menyadari bahwa sudah waktunya untuk mengganti popok.

Ketika bayi berusia 2 sampai 4 hari, bentuk BABnya akan berubah menjadi tidak begitu lengket dan warnanya menjadi lebih terang. Ini dinamakan BAB transisi dan merupakan tanda bahwa bayi anda sudah mulai mencerna ASI ataupun susu formula. Selain itu, BAB transisi juga menunjukkan bahwa saluran usus bayi dalam kondisi baik.

2. BAB ASI Eksklusif 
Bayi yang diberi ASI eksklusif akan mengeluarkan BAB yang berwarna kuning kehijauan dan memilik bentuk yang lembek dan creamy. Terkadang bentuknya pun terlihat encer seperti diare. Selain itu, BAB dari ASI eksklusif disertai dengan bintik-bintik seperti benih/biji kecil. Untungnya bau dari BAB ini masih tergolong tidak menyengat.

Intensitas warna kehijauan dari BAB ASI eksklusif bisa berubah tergantung dari apa yang anda makan. Jika bayi anda tidak mengalami gejala apa-apa, maka anda tidak perlu khawatir.

Bila BAB bayi anda terlihat ada buih berwarna hijau cerah, kemungkinan bayi anda terlalu banyak meminum
foremilk (susu rendah kalori yang muncul di awal proses menyusui) dan kurang mendapatkan hindmilk (susu yang kaya lemak dan gizi). Hal ini dimungkinkan karena anda tidak cukup lama menyusui pada setiap payudara.

Untuk mengatasinya, susuilah bayi anda pada payudara terakhir yang digunakan. Contoh, jika terakhir anda menyusui pada payudara kanan, maka untuk berikutnya, mulailah pada payudara kanan tersebut.

3. BAB Susu Formula
Bayi yang diberi susu formula menghasilkan BAB yang berbentuk seperti selai kacang dengan variasi warna coklat cerah, coklat kekuningan, ataupun hijau kecoklatan.

BAB dari susu formula lebih bau dari BAB ASI, namun tidak sebau BAB bayi yang sudah diberi makanan padat. Biarpun begitu, baunya sudah cukup untuk membuat anda menutup hidung.
4. BAB dari Zat Besi Tambahan
Jika anda memberi bayi anda zat besi tambahan, bentuk BAB-nya bisa berubah menjadi hijau gelap atau hampir hitam. BAB seperti seperti ini tidak sering terjadi dan masih aman.

Namun jika bayi anda tidak diberikan zat besi tambahan dan BABnya kehitaman, sebaiknya anda memeriksakannya ke dokter untuk memastikan itu bukan melena (pendarahan di dalam usus) atau darah yang masuk ke dalam saluran pencernaan.

5. BAB Makanan Padat
Ketika anda mulai memberikan makanan padat, maka anda akan segera bisa melihat perubahan pada BAB-nya. Terlebih pada bayi yang mendapat ASI eksklusif.

BAB dari makanan padat warnanya hijau kecoklatan dan lebih kental dari selai kacang, tapi masih tetap lembek. Soal bau? Hmm.. jangan ditanya.
6. BAB Makanan Padat yang Tidak Tercerna Dengan Sempurna
Terkadang di dalam BAB bayi ada sejumlah sisa makanan yang masih utuh. Kondisi ini dikarenakan oleh makanan yang tidak tercerna secara sempurna.

Tidak perlu khawatir. Ini biasanya disebabkan oleh makanan yang terlalu cepat keluar dari saluran pencernaan sehingga tidak sempat dipecah seluruhnya oleh tubuh. Kondisi ini juga bisa terjadi jika bayi anda hanya memakan satu jenis makanan atau tidak mengunyah secara baik sebelum menelannya.

Jika bayi anda sering mengalami BAB seperti ini, maka sebaiknya memeriksakan ke dokter untuk memastikan pencernaannya menyerap makanan dengan baik.
7. Diare


Diare pada bayi bentuknya sangat encer dan lebih terlihat seperti air daripada berbentuk padat. Warnanya bisa kuning, hijau, ataupun kecoklatan dan bisa "tumpah" keluar popok.

Diare bisa dijadikan petunjuk bahwa ada infeksi ataupun alergi, dan jika dibiarkan maka bisa menyebabkan dehidrasi pada sang bayi.

Hubungi dokter jika bayi anda:
  • berusia tiga bulan atau kurang
  • sudah dua sampai tiga kali berganti popok tanpa ada perubahan pada BAB
  • tetap diare lebih dari satu atau dua hari
Anda juga disarankan untuk memeriksakan sang bayi jika pada BAB-nya terdapat darah atau lendir yang dapat dilihat secara kasat mata.

8. Konstipasi


Jika bentuk BAB bayi anda keras dan terlihat seperti batu kecil, maka kemungkinan sang bayi mengalami konstipasi. Bayi anda mungkin terlihat tidak nyaman atau seperti dalam kesulitan ketika sedang BAB. Tidak jarang, konstipasi pada bayi menyebabkan iritasi pada anus sehingga terdapat darah di dalam kotorannya.

Jika setelah tiga kali atau lebih BAB bayi anda tidak juga berubah, maka sebaiknya memeriksakan sang bayi ke dokter. Namun segera periksakan jika di dalam BAB-nya terdapat darah.

Konstipasi umum terjadi pada bayi yang baru diberi makanan padat. Selain itu bisa juga disebabkan oleh ketidakcocokan dengan susu atau makanan yang mengandung unsur kedelai.

Dokter biasanya akan merekomendasikan untuk memberi bayi anda air, jus pir, atau jus prune untuk membantu pergerakan di dalam usus.
9. BAB Berlendir
Ludah yang tertelan bisa menyebabkan BAB bayi terlihat berlendir. Ini karena ludah seringkali tidak bisa dicerna oleh usus.

Namun lendir pada BAB juga bisa berarti ada infeksi atau alergi. Jika bayi anda BAB-nya berlendir dan disertai dengan gejala-gejala lain atau tidak ada perubahan lebih dari dua hari, maka hubungi dokter untuk memastikan semuanya baik-baik saja.
10. BAB Berdarah
Darah pada bayi bisa berwarna merah cerah atau kehitaman (pertanda darah telah dicerna oleh usus).

Darah merah cerah bisa muncul dalam BAB bayi karena beberapa alasan. Segera hubungi dokter jika anda mendapati:
  • Bentuk BAB normal disertai darah merah, umum disebabkan oleh alergi terhadap protein di dalam susu (gambar di atas). 
  • Bentuk BAB konstipasi disertai bercak darah merak, disebabkan oleh iritasi pada anus atau pendarahan kecil.
  • Bentuk BAB diare disertai darah merah, bisa dijadikan petunjuk adanya infeksi bakteri. 
Jika darah terlihat kehitaman, biasanya berbentuk flek seperti wijen, maka ini biasanya disebabkan oleh bayi yang menelan darah dari luka di puting susu. Hal seperti ini aman untuk bayi dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun tidak ada salahnya untuk dibawa ke dokter untuk memastikan bukan karena sesuatu yang lebih serius, seperti pendarahan di dalam usus.

Jumat, 09 September 2011

Puskesmas Tebing Tinggi, meski tak dapat ISO seperti Puskesmas Paringin, dapat cempedak tak apalah......


Bicara tentang cempedak atau kami biasa menyebutnya tiwadak, adalah buah yang tidak asing bagi kami di pahuluan, buah ini adalah buah musiman, artinya tidak setiap saat kami bisa merasakan buah yang satu ini. untuk wilayah Hulu Sungai, buah ini biasanya di drop dari Kebun – kebun di daerah kabupaten Balangan dan kabupaten Tabalong.Buah ini kerap di jumpai di saat awal awal musim penghujan, selain dipasar – pasar tradisional buah ini kerap juga di tawarkan oleh para penjual di sepanjang jalan provinsi di kecamatan batu mandi sampai perbatasan antara kabupaten Balangan dan kabupaten Tabalong, juga dipinggir – pinggir jalan kecil di kecamatan Tebing Tinggi Awayan dan Kecamatan Tebing Tinggi
Dari Ibu Dra.Siti Sarniah ( Acil Niah ) yang merupakan seorang guru mata ajar Biologi di SMUN I Barabai, beliau menjelaskan bahwa Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara, dan menyebar luas mulai dari wilayah Tenasserim di Burma, Semenanjung Malaya termasuk Thailand, dan sebagian Kepulauan Nusantara: Sumatra, kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga ke Papua. Juga banyak didapati di Jawa ba gian barat. Buah ini dikenal secara luas denganbeberapa nama lokal seperti bangkong (bentuk liar, Malaysia), baroh (Kep. Lingga dan Johor), nangka beurit (Sunda), nongko cino (Jawa), tiwadak (Banjar) dan lain-lain, kata beliau lagi Klasifikasi ilmiahnya adalah bahwa buah ini masuk dalam kerajaan Plantae, Divisi Magnoliophyta, Kelas Magnoliopsida, Ordo Urticales, Famili Moraceae, Genus Artocarpus, dan dari Species A. champeden, nama biomalnya adalah Artocarpus champeden
Spreng.
Bentuk buah, rasa dan keharumannya seperti nangka,hanya saja buah tiwadak atau cempedak ini lebih kecil, lebih lonjong dan kadang lebih panjang dari buah nangka, meski aromanya kerap kali menusuk kuat mirip buah durian.
pohon cempedak
Secara alami, cempedak liar banyak dijumpai di hutan hujan dataran rendah, baik hutan primer maupun sekunder. Tumbuh hingga ketinggian sekitar 1000 m dari permukaan laut, pohon buah ini menyukai daerah-daerah dengan musim kering yang tidak tegas, lahan dengan permukaan air tanah yang dangkal, dan bahkan tahan sesekali tergenang banjir.  Menurut Abah Agus atau Bapak Adul yang pernah menjadi Bos kayu, dan pemilik bangsaw ( Tempat pengolahan kayu ) di Desa Sungsum Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan,Kayu pohon tiwadak termasuk kayu yang  berkualitas baik, kuat dan awet, sehingga kerap digunakan sebagai kayu bangunan, bahan perabotan rumah, atau bahan perahu. Kulit kayunya yang berserat dapat digunakan sebagai bahan tali, dan getahnya untuk mamulut ( menjerat )burung. Dari kayunya juga dapat dihasilkan bahan pewarna kuning. Menurut beliau lagi bentuk tiwadak kalau di gambarkan Pohonnya  selalu hijau, sedang besarnya, tingginya dapat mencapai 20 meter meski kebanyakan hanya belasan meter. Ranting-ranting dan pucuk dengan rambut halus dan kaku, kecoklatan.
Mandai atau dami asinan dari kulit cempedak
Di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan bahkan di wilayah Kalimantan Selatan, cempedak yang dalam bahasa Banjarnya tiwadak ini, hampir semua bagian dari buahnya dapat dikunsomsi, daging buah yang berwarna kuning ini bisa dikonsumsi secara langsung atau diolah dengan campuran tepung , kemudian di goreng, apabila diolah dengan di goreng ini dikenal sebagai Guguduh tiwadak, sedang tiwadak anum ( cempedak muda ) biasanya dibakar ditambahkan larutan santan kelapa yang di namakan parung tiwadak,dijadikan sayur makan.bijinya bisa direbus kemudian setelah matang dimakan dengan parutan kelapa dan taburan garam di kenal dengan biji tiwadak bajarang, menurut unya (bibi/acil/ paman bungsu ) bini, ada tehnik tersendiri dalam menikmati biji tiwadak bajarang ini yaitu harus dengan mandai atau dami goreng, tujuannya adalah agar hasil kunyahan biji tiwadak tidak menempel pada bagian belakang gigi.kemudia kulit biji tiwadak pun dapat diolah, yaitu pertama – tama sebelum diolah, terlebih dahulu kulitnya  dikupas bagian luarnnya sampai putih, termasuk tangkung (tempat menempel daging buah tiwadak menempel )kemudian direndam dalam air matang yang di beri garam,tujuan  direndam dengan air garam adalah untuk mengawetkan dan melunakkan teksturnya. Rendaman dapat dilakukan selama beberapa jam bahkan hingga sebulan setelah beberapa hari kemudian dapat diolah menjadi makanan yang dinamakan mandai atau ada juga yang menyebutnya dami. Mandai atau dami ini dikonsumsi dengan cara menggorengnya hingga kecoklatan, di jadikan lauk atau lalapan makan, ada juga dimasak santan dengan iwak ( ikan ) talang ( cakalang ) kering, atau iwak papuyu anak….pada kesempatan yang yang lain kami mencoba menanyakan kepada Firmansyah salah seorang karyawan honorer di kantor kecamatan Tebing tinggi, yang merupakan putra daerah asal desa sungsum tentang adakah pemanfaatan kulit tiwadaknya, dengan enteng dia menyebutkan bahwa kulit tiwadak bisa juga di gunakan untuk menggaruk punggung yang gatal, sambil berlalu dari hadapanku yang kebingungan,sambil menjanjikan nanti akan memberitahukan caranya menggunakan kulit tiwadak ini…….setelah beberapa menit kemudian baru tersenyum, Kemudian tertawa, ternyata untuk yang satu ini aku benar – benar telah dikerjainya
mandai/dami yang telah diiris dan siap untuk diolah
2 hari setelah itu seusai magrib pintu rumah dinas petugas kesehatan yang ku tempati, di ketuk, setelah kubuka ternyata Firman datang berkunjung kerumah dengan membawa bungkusan plastik berisi buah tiwadak, dan malam itupun jadilah pesta tiwadak, namun untuk tawarannya untuk mempraktekkan cara menggaruk punggung yang gatal menggunakan kulit tiwadak, dengan tegas kupastikan tidaaaaaak.......dan sekali lagi meski tulisan ini tak ada hubungannya dengan judul tak apalah......ini hanyalah bagian dariku dalam mengartikan kebebasan berbicara dalam blog ini, namun dalam hati dengan tulus mengucapkan selamat kepada puskesmas Paringin yang telah ditunjuk menjadi Puskesmas dengan ISO 9001:2008 nya, sedang bagi kami di Puskesmas Tebing Tinggi cukuplah membicarakan masalah cempedak aja dulu....hmmmmm